Tragedi Poso No Sensor Best =link= ✦
Konflik dimulai pada malam Natal, 24 Desember 1998. Insiden kecil berupa perkelahian antara pemuda Kristen (Roy Buntu Bisalemba) dan pemuda Muslim (Ahmad Ridwan) di Lambogia cepat meluas. Isu ini dipolitisasi, bertepatan dengan momen Ramadan dan Natal, sehingga sentimen agama menguat pesat. B. Eskalasi (April 2000)
The conflict in Poso unfolded in three distinct, savage stages, each leaving deeper scars of trauma and animosity. tragedi poso no sensor best
Trauma psikologis yang dialami oleh warga Poso masih terasa hingga lebih dari dua dekade kemudian. Ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal dan anggota keluarga hingga kini masih berusaha memulihkan kehidupan mereka. Akar perpecahan yang mendalam juga melahirkan stigma dan kecurigaan yang sulit dihilangkan dalam interaksi sosial sehari-hari. Sekolah, pasar, dan tempat ibadah yang hancur membutuhkan waktu dan biaya besar untuk direkonstruksi. Namun yang paling sulit dibangun kembali adalah kepercayaan antarmasyarakat. Konflik dimulai pada malam Natal, 24 Desember 1998















